Usai Pengumuman Trump, Pembelian 50 Pesawat Boeing oleh Garuda Masih dalam Tahap Penjajakan

8
Pesawat Boeing 777-300 ER yang dioperasikan oleh Garuda Indonesia.(PEXELS/JEFFRY S.S)
Pesawat Boeing 777-300 ER yang dioperasikan oleh Garuda Indonesia.(PEXELS/JEFFRY S.S)

BeritaYogya.com – Pemerintah Indonesia melalui Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Susiwijono Moegiarso, menyatakan bahwa pengumuman Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengenai pembelian 50 unit pesawat Boeing 777 oleh Indonesia masih perlu dikonfirmasi lebih lanjut, mengingat hingga saat ini belum ada nota kesepahaman (MoU) yang ditandatangani antara Garuda Indonesia dan Boeing. 

Susiwijono menegaskan bahwa kesepakatan ini bersifat business to business, sehingga keputusan akhir sepenuhnya berada di tangan Garuda Indonesia dan Boeing, dan saat ini masih dalam tahap penjajakan.

VP Corporate Secretary Garuda Indonesia, Cahyadi Indrayanto, mengakui bahwa komunikasi dengan Boeing telah berlangsung lama dan rencana pembelian tersebut sejalan dengan strategi ekspansi maskapai yang menargetkan penambahan 120 armada dalam lima tahun ke depan. Namun, Cahyadi menekankan bahwa diskusi masih berlangsung mengenai jumlah dan jenis pesawat, jadwal pengiriman, skema pembiayaan, serta aspek teknis lainnya. Pembiayaan untuk pembelian pesawat ini masih dalam proses diskusi dengan sejumlah calon pemberi dana.

Pengumuman Trump tersebut terkait dengan kebijakan tarif resiprokal yang ditetapkan AS sebesar 19 persen, lebih rendah dari ancaman awal sebesar 32 persen. Meskipun demikian, implementasi kesepakatan pembelian pesawat masih menunggu keputusan final dari kedua belah pihak yang didasarkan pada pertimbangan bisnis dan regulasi yang berlaku.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini