Waspadai Krisis, Agro Merapi Sembada Ikuti Bimtek Ketahanan Pangan di UGM

35
Agro Merapi Sembada

Yogyakarta, 8 April 2026 – Menghadapi ancaman krisis pangan dan perubahan iklim, kelompok Agro Merapi Sembada aktif mengikuti serangkaian bimbingan teknis (bimtek) ketahanan pangan yang digagas oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Universitas Gadjah Mada (UGM). Kegiatan ini dirancang sebagai upaya penguatan kapasitas petani dan peternak di D.I. Yogyakarta agar mampu membangun sistem pangan yang lebih tangguh dan berkelanjutan.

Bimtek Budidaya dan Pengembangbiakan Ternak Kambing/Domba di UGM diikuti oleh perwakilan petani, kelompok wanita tani (KWT), serta pelaku usaha agribisnis dari berbagai kabupaten di D.I. Yogyakarta. Program ini menekankan pentingnya integrasi antara pertanian, peternakan, dan pengolahan pangan hasil lokal, termasuk pemanfaatan pekarangan dan lahan marginal untuk budidaya pangan dan pakan ternak.

Baca: Garda Institute Dampingi Peningkatan Produksi Peternak Merapi

Melalui pendampingan Garda Institute, para pengurus Agro Merapi Sembada yang berpusat di Cangkringan, Kabupaten Sleman, diberikan pelatihan terkait manajemen pakan ternak, pemanfaatan limbah pertanian menjadi pakan alternatif, serta pengelolaan usaha agro‑rumahan yang berorientasi pada ketahanan pangan desa. Materi bimtek juga menyentuh aspek perencanaan risiko bencana, seperti penyediaan pakan darurat dan strategi pemeliharaan ternak saat kondisi erupsi atau anomali cuaca.

Baca: Garda Institute Dampingi Peningkatan Produksi Peternak Merapi

Agro Merapi Sembada dinilai sebagai salah satu contoh keberhasilan pemberdayaan petani lereng Merapi yang selama beberapa tahun terakhir terus mengembangkan aneka kegiatan pangan dan pemasaran produk lokal. Kehadiran mereka di bimtek UGM diharapkan menjadi langkah awal bagi penguatan jejaring antara petani, lembaga swadaya, perguruan tinggi, dan pemerintah daerah dalam membangun cadangan pangan yang mandiri dan berdaya saing.

Dalam bimtek yang dihadiri Anwar Shidqi sekretaris Agro Merapi Sembada dan Heri Wibawa bendahara Agro Merapi Sembada, Agro Merapi Sembada menegaskan komitmennya untuk tidak hanya mengantisipasi krisis pangan, tetapi juga menjadi pelopor inovasi pangan lokal di kawasan lereng Merapi. Mereka berharap ilmu dan jejaring yang diperoleh di UGM dapat diterjemahkan menjadi praktik nyata di lapangan, baik dalam peningkatan produksi maupun penguatan tata kelola usaha agro yang lebih profesional dan berkelanjutan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini