Anies Baswedan Bertemu dengan Anak Muda Yogyakarta dalam Acara ‘Desak Anies Jogja’

106
Calon Presiden, Anies Baswedan dalam acara Desak Anies (Ubah Bareng) Jogja' di Eternity Coffee, Yogyakarta (Foto: Istimewa)

BeritaYogya.com – Anak-anak muda Yogyakarta mengadakan pertemuan dengan calon presiden Anies Baswedan di Eternity Coffee pada hari Minggu siang (22/10). Dalam acara yang diberi nama ‘Desak Anies (Ubah Bareng) Jogja’, Anies meraih respon positif dengan memberikan jawaban yang memuaskan kepada para peserta, yang dihiasi oleh tepuk tangan meriah.

Acara ini mencakup berbagai segmen. Anies dengan santai dan cerdas menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diajukan oleh para peserta, yang umumnya merupakan pertanyaan kritis dari anak muda. Sebagai contoh, ketika seorang peserta bertanya tentang strategi Anies untuk meningkatkan kemampuan finansial anak muda, Anies menjelaskan bahwa memudahkan akses permodalan untuk berwirausaha lebih penting daripada hanya menaikkan Upah Minimum Provinsi (UMP) atau Upah Minimum Regional (UMR).

Anies berkomitmen untuk memberikan kemudahan akses ke permodalan kepada anak-anak muda jika terpilih menjadi presiden. Ia menekankan pentingnya memberikan akses ke permodalan di sektor informal untuk mendukung pertumbuhan usaha mikro kecil. Menurutnya, ini akan membantu anak-anak muda untuk tidak tergantung pada upah yang rendah.

Anies juga mengatasi isu sampah yang merupakan masalah di hampir semua kabupaten/kota di Indonesia. Ia menyatakan bahwa penanganan sampah memerlukan kebijakan yang terpusat dari pemerintah pusat ke daerah. Menurutnya, penanganan sampah di seluruh daerah harus menjadi bagian dari indikator kinerja utama yang menjadi acuan pusat untuk mentransfer dana ke daerah.

Semua gagasan dan jawaban yang diberikan Anies selalu mendapat sambutan positif dalam bentuk tepuk tangan. Bahkan ketika dia ditantang untuk menjelaskan visi misi pasangannya dalam waktu kurang dari dua menit, yang mencakup 148 halaman, Anies dengan tegas menyampaikan bahwa tujuannya adalah untuk menghadirkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia dan menghapus ketimpangan wilayah.

Anies menyebut ‘Desak Anies’ sebagai wadah yang baik untuk menguji kualitas calon presiden. Baginya, ini adalah tahap di mana calon presiden perlu mendengarkan, menyampaikan gagasan, dan berdialog dengan masyarakat. Anies menganggap keterbukaan antara calon pemimpin dan rakyat sebagai hal yang sangat penting, terutama dalam interaksi dengan generasi muda yang merupakan pemilik masa depan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here