Bupati Gunungkidul Serahkan Dana Pendidikan Rp. 200 Juta kepada Siswa Berprestasi

5
Penyerahan Bantuan Apresiasi Dana Pendidikan ( Foto : Pemkab Gunungkidul )
Penyerahan Bantuan Apresiasi Dana Pendidikan ( Foto : Pemkab Gunungkidul )

BeritaYogya.com – Bupati Gunungkidul, Sunaryanta, telah menyalurkan dana pendidikan sebesar Rp. 200 juta sebagai bentuk apresiasi. 

Bantuan ini diserahkan kepada 40 siswa berprestasi di dua desa yang memiliki kerjasama dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI).

Kepala Cabang BRI Wonosari, Alghani, menjelaskan bahwa dana apresiasi pendidikan ini sebenarnya ditujukan untuk 1.800 siswa berprestasi di seluruh Indonesia. 

Namun, di Yogyakarta, bantuan ini hanya diberikan kepada siswa-siswi di Gunungkidul.

“Setiap siswa menerima sejumlah 5 juta rupiah. Bantuan ini diberikan kepada siswa yang telah secara konsisten meraih peringkat pertama, kedua, atau ketiga dalam kelas,” ungkap Ghani pada Selasa, 26 September 2023.

Penyerahan bantuan dilakukan di Lembah Desa Pulutan, Wonosari. Ghani menjelaskan bahwa desa ini dipilih sebagai penerima karena telah menjalin kerjasama yang baik dengan BRI, termasuk dalam hal transaksi keuangan.

“Sebagai bagian dari komitmen BRI untuk mendukung pendidikan berkualitas di seluruh negeri,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Gunungkidul, Sunaryanta, menggarisbawahi pentingnya partisipasi dan dukungan dari semua pihak, termasuk orang tua, dalam memastikan pendidikan yang berkualitas.

Ia menekankan agar bantuan yang diberikan benar-benar digunakan untuk pendidikan dan bukan untuk tujuan lain, seperti acara keluarga atau kebiasaan buruk seperti merokok.

“Ini adalah bantuan untuk pendidikan. Kami berharap agar tidak digunakan untuk keperluan lain. Jangan sampai digunakan untuk acara keluarga atau bahkan untuk membeli rokok,” tutur Bupati.

Bupati Gunungkidul juga mendorong orang tua untuk memberikan pendidikan terbaik kepada anak-anak mereka dan mendorong mereka memiliki ambisi tinggi untuk masa depan mereka. 

Ia menekankan pentingnya agar anak-anak memiliki cita-cita yang tinggi, tidak peduli apa pekerjaan orang tua mereka.

“Apapun pekerjaan orang tua, kita harus memastikan bahwa anak-anak kita memiliki cita-cita yang tinggi,” tandas Bupati.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here