Bupati Gunungkidul Tandatangani MoU dengan PT. Sari Husada Generasi Mahardika untuk Stunting dan Lingkungan

30
Penandatanganan MoU dengan PT. Sari Husada Generasi Mahardika dalam Kegiatan Srawung Program Bunda Mengajar (Foto : Pemkab Gunungkidul)

BeritaYogya.com – Bupati Gunungkidul, H. Sunaryanta, telah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan PT. Sari Husada Generasi Mahardika mengenai tiga program utama. 

Program-program ini mencakup Pencegahan Stunting, Perlindungan Ekosistem melalui Taman Keanekaragaman Hayati, dan Peningkatan Akses Air Bersih. 

Penandatanganan MoU berlangsung dalam rangka kegiatan Srawung Program Bunda Mengajar, yang diselenggarakan di Balai Kalurahan Ngalang, Kapanewon Gedangsari, pada hari Senin (23/10/2023).

Karyanto, yang menjabat sebagai Sustainable Development Director di Danone Indonesia, dalam sambutannya mengungkapkan niat baik dari program ini, yang bertujuan memberikan dampak positif pada lingkungan dan masyarakat.

“Kami dengan bangga berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Gunungkidul, dan kami sangat menghargai prestasi yang telah diraih oleh Gunungkidul, termasuk dalam penanganan masalah stunting,” tutur Karyanto.

Ia juga berharap bahwa program-program yang diatur dalam MoU ini akan membantu Kabupaten Gunungkidul untuk maju lebih jauh.

“Harapan kami adalah bahwa tiga program ini, yang diatur melalui MoU, akan meningkatkan kualitas hidup masyarakat, terutama di Gunungkidul,” ujar Karyanto.

Program pertama adalah Pencegahan Stunting, yang akan dilaksanakan melalui kegiatan Bunda Mengajar di Kalurahan Ngalang, Gedangsari, dengan memberikan edukasi kepada ibu-ibu melalui posyandu. 

Program kedua adalah Perlindungan Ekosistem dengan pengembangan kebun sehat yang akan dilaksanakan di Kalurahan Karangasem. Program ketiga adalah Peningkatan Akses Air Bersih di Gircahyo.

Bupati Gunungkidul, H. Sunaryanta, dalam sambutannya menyatakan pentingnya membangun kerjasama yang tertuang dalam dokumen MoU. 

Kerjasama ini dibagi menjadi empat klaster berbeda untuk memudahkan koordinasi di masa depan.

“Kami masih fokus pada pemenuhan kebutuhan air bersih, dan daerah yang telah mencapai 100% pemenuhan akan beralih ke fokus pertanian,” ungkap Bupati.

Bupati juga berharap kerjasama yang baik ini dapat berlanjut ke depan.

“Saya berterima kasih dan berharap kerjasama ini dapat berkelanjutan dan dapat diperluas ke sektor-sektor lain,” tambahnya.

Acara tersebut juga dihadiri oleh beberapa Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, termasuk Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Mohamad Arif Aldian, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Setiyo Hartato, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Rismiyadi, serta perwakilan Pamong Kalurahan dan Dukuh.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here