Bupati Sleman Luncurkan D’Kenthos Coffee, Kopi Inovatif dari Limbah Biji Salak

14
Peluncurkan D'Kenthos Coffee (Foto : Pemkab Sleman)

BeritaYogya.com – Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo secara resmi meluncurkan D’Kenthos Coffee pada Selasa (21/11/2023), sebuah usaha minuman yang menggunakan limbah biji salak sebagai bahan bakunya. 

Inisiatif ini berasal dari Kelompok Wanita Tani (KWT) Kemiri Edum, Purwobinangun, Pakem, yang merupakan salah satu KWT yang dibina oleh Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan (DPPP) Sleman, dan bergerak di industri makanan minuman hasil pertanian.

Rini, Ketua KWT Kemiri Edum, menjelaskan bahwa ide untuk mengolah biji salak menjadi kopi muncul karena limbah biji salak belum dimanfaatkan secara maksimal. 

Ia menyatakan bahwa selama ini, pengolahan salak hanya difokuskan pada buahnya.

“KWT Kemiri Edum memiliki berbagai produk olahan makanan dari buah salak, namun limbah bijinya selama ini tidak terpakai. Konsep utama dari D’Kenthos Coffee adalah zero waste, dengan memanfaatkan limbah biji salak dari produksi olahan buah salak menjadi produk lain yang memiliki nilai jual,” tuturnya.

Dalam pelaksanaannya, KWT Kemiri Edum bekerja sama dengan Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) UGM untuk pembinaan pengolahan limbah biji salak. 

Pada tahun 2023, Tim FTP UGM mendapatkan dukungan dana penelitian terapan sebesar Rp 50 juta dari Bappeda Sleman untuk riset penguatan bisnis kafe pedesaan berbasis kopi biji salak sebagai sumber daya lokal yang berkelanjutan.

Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo, dalam peluncuran D’Kenthos Coffee, memberikan dukungan atas inovasi ini. 

Ia menyatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Sleman berkomitmen untuk mendukung berbagai inovasi yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kustini juga memberikan apresiasi terhadap inisiatif KWT Kemiri Edum yang bekerja sama dengan Pemkab Sleman dan UGM untuk mengubah limbah biji salak menjadi produk bernilai.

Ia berharap bahwa inovasi pengolahan biji salak yang dilakukan oleh KWT Kemiri Edum dapat menjadi inspirasi bagi KWT lain di bawah binaan DPPP Sleman untuk meningkatkan kreativitas dalam menciptakan produk UMKM di Sleman.

Sementara itu, pada acara yang sama, dilakukan pengukuhan KWT kelas pemula yang ditandai dengan penyerahan sertifikat KWT oleh Bupati Sleman kepada tiga perwakilan KWT kelas pemula, yaitu KWT Tuwuh Berdikari, KWT Pring Gading, dan KWT Cempaka Mulya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here