Investor Lokal Dukung Pengelolaan Sampah Berkelanjutan di Kota Yogyakarta

27
Jumpa Pers di Balai Kota Yogyakarta (Foto : Pemkot Jogja)
Jumpa Pers di Balai Kota Yogyakarta (Foto : Pemkot Jogja)

BeritaYogya.com – Cara yang paling efektif dalam menangani masalah sampah di Kota Yogyakarta hingga saat ini masih terus dicari oleh Pemerintah Kota. 

Dalam sebuah acara jumpa pers di Balai Kota Yogyakarta pada Selasa (12/9/2023), Penjabat Wali Kota Yogyakarta, Singgih Raharjo, mengungkapkan bahwa ada minat dari satu perusahaan dalam negeri untuk berinvestasi dalam pengelolaan sampah dengan mengadopsi teknologi dari Korea.

Singgih menjelaskan bahwa Kota Yogyakarta menghadapi keterbatasan lahan untuk pengolahan sampah, dan sedang berupaya mencari solusi yang tepat dalam pengelolaan sampah. 

Singgih berharap agar masyarakat juga ikut serta dalam pengolahan sampah dari awal.

“Investor yang tertarik untuk menyuntikkan modal merupakan perusahaan lokal dari Yogyakarta yang memiliki koneksi dengan perusahaan luar daerah. Jenis sampah yang akan diolah akan menjadi lebih bervariasi,” tutur Singgih.

Singgih menjelaskan bahwa metode pengolahan sampah yang akan digunakan melibatkan pembakaran H2O atau air yang dipisahkan dengan pengambilan nitrogen. 

Menurutnya, metode ini memiliki dampak positif terhadap lingkungan. Prosesnya juga menggunakan teknologi pembakaran yang memiliki suhu tinggi, mencapai 150 derajat Celsius.

“Selain itu, investor juga bersedia menyediakan jasa pengolahan sampah dengan kapasitas hingga 60 ton per hari,” tambahnya.

Saat ini, Singgih belum dapat memberikan rincian terkait besaran nilai investasi dan lokasi yang akan dipilih oleh perusahaan pengelola sampah tersebut. 

Singgih menyebutkan bahwa skema kerja sama yang akan disepakati melibatkan tipping fee dari Pemerintah Kota Yogyakarta berdasarkan tonase sampah yang diolah.

“Proses penjajakan dengan investor masih berlangsung hingga saat ini. Kami berharap bahwa pada akhir tahun 2023 atau awal tahun 2024, operasionalisasi proyek ini dapat dimulai. Kami juga berharap agar pemilahan sampah dari sumbernya dapat dilakukan, karena pemilahan di lokasi pengolahan akan memakan waktu yang signifikan, sekitar 60 persen dari waktu yang dibutuhkan untuk pengolahan,” ujarnya.

Selain itu, Penjabat Wali Kota Yogyakarta juga mengingatkan masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan di pinggir jalan atau tempat yang tidak pantas. 

Dia juga berharap agar masyarakat terus mengelola sampah dari rumah masing-masing, sehingga hanya sampah residu yang dibuang.

“Pada hari Senin sebelumnya, Satpol PP dan tim telah melaksanakan operasi dan berhasil mengamankan lima pelaku pembuangan sampah sembarangan. Kami berharap agar insiden semacam ini tidak terulang, dan kami berharap agar masyarakat di Kota Yogyakarta semakin patuh terhadap peraturan,” tambah Singgih.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here