Jasa Marga Tbk Masih Menjadi Penguasa Bisnis Tol Indonesia

23
Jasa Marga Masih Kuasai Mayoritas Bisnis Tol di Indonesia

Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi), salah satu hal yang menjadi perhatian adalah pembangunan infrastruktur menjadi hal utama yang ingin segera diselenggarakan.

 Menteri Keuangan Sri Mulyani menjelaskan pada masa itu, sebagai negara emerging market, Indonesia punya gap infrastruktur yang serius.

“Pentingnya infrastruktur tidak ada lagi argumen, karena sangat penting dibangun bagi suatu negara, namun pertanyaannya bagaimana membangun 128 Proyek Strategis Nasional (PSN) itu?” ungkap Sri Mulyani.

Jalan tol menjadi salah satu infrastruktur yang paling banyak dibangun Jokowi selain untuk ketahanan pangan dengan membangun bendungan.

Di sisi lain, bisnis jalan tol juga menjadi salah satu bisnis yang menguntungkan. Ada beberapa pemain di lini bisnis ini.

Badan Usaha Milik Negara (BUMN), yaitu PT Jasa Marga (Persero) Tbk. masih menjadi raja bisnis jalan tol.

Jasa Marga masih memiliki pangsa pasar sebesar 51% di seluruh Indonesia.

Direktur Utama Jasa Marga Subakti Syukur menjelaskan, tercatat konsesi perseroan mencapai 1.809 kilometer hingga Q1-2022. Angka ini juga sudah merupakan tambahan pengusahaan jalan tol Gedebage-Tasikmalaya-Cilacap yang mencapai 206,65 kilometer.

Jasa Marga saat ini tengah mempersiapkan pembangunan tol Gedebage-Tasikmalaya-Cilacap, yang diperkirakan akan menjadi tol terpanjang di Indonesia.

Ditargetkan, konstruksi dimulai pada kuartal II-2023.

PT Jasamarga Gedebage Cilacap (JGC), anak usaha PT Jasa Marga (Persero) Tbk mengungkapkan, saat ini tengah memasuki tahap inventarisasi lahan untuk pembangunan tol Gedebage-Cilacap.

Sedangkan total ruas yang telah beroperasi hingga Q1-2022 ini mencapai 1.259 kilometer setelah beroperasinya tol Manado-Bitung.

“Dari 24 ruas tol yang ada di anak perusahaan 16 telah beroperasi penuh dan 2 telah beroperasi sebagian seperti Bogor Ring Road dan Cinere-Serpong,” ucap Subakti dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi VI DPR RI, Senin 27 Juni 2022 lalu.

Sementara ada enam ruas tol lagi yang berada dalam fase pembebasan lahan, yaitu:

– Japek II Selatan
– Yogyakarta-Bawen
– Yogyakarta-Solo
– Tol Yogyakarta International Airport-Kulonprogo
– Gedebage-Tasikmalaya, Probolinggo-Banyuwangi
– Cinere-Jagorawi.

Pembebasan lahan yang sedang diproses, memiliki beberapa kendala, diantaranya adanya protes dari warga yang terkena secara langsung wilayah pembebasan lahan tersebut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here