Kronologi Kerusuhan Usai Laga Arema FC vs Persebaya Menurut Polisi

18
Kronologi Ricuh Arema FC vs Persebaya

BeritaYogya.Com – Laga Arema vs Persebaya yang dimulai pukul 20:00 berlangsung sengit. Akan tetapi tuan rumah tidak beruntung karena kalah 2-3 dari Persebaya.

Berikut kronologi tragedi di Kanjuruhan versi polisi. Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta mengatakan semula pertandingan Arema vs Persebaya berlangsung lancer hingga laga usai.

Kericuhan mulai terjadi ketika pertandingan berakhir,  sejumlah pendukung Arema merasa kecewa dan beberapa di antara mereka turun ke lapangan untuk mencari pemain dan ofisial.

Petugas pengamanan kemudian melakukan upaya pencegahan dengan melakukan pengalihan agar para suporter tersebut tidak turun ke lapangan dan mengejar pemain.

Namun semakin lama kekecewaan suporter makin kuat dan kemarahan tidak terkendali, karena disertai dengan lemparan benda-benda ke lapangan. Tindakan anarkis dan massa yang semakin banyak masuk dalam lapangan membuat aparat kewalahan.

Guna meredakan kemarahan suporter polisi melepaskan tembakan gas air mata ke arah supporter. Dari tembakan air mata itu suporter yang mencoba menghindar kian tidak terkendali, sehingga harus mengorbankan penonton lain dengan menginjak-injak guna menyelamatkan diri. Banyak dari penonton yang mengalami sesak napas akibat asap gas air mata.

Kerusuhan yang terjadi di lapangan Kanjuruhan mengakibatkan dua kendaraan polisi dirusak, salah satunya dibakar. Penonton juga dilaporkan membakar fasilitas lain di stadion.

Kerusuhan tidak hanya terjadi di dalam, kerusuhan juga berimbas ke luar stadion. Total delapan kendaraan polisi dirusak dan kendaraan pribadi lainnya.

Bahkan para pemain Persebaya sempat tertahan hingga satu jam di kendaraan taktis milik polisi. Mobil rantis yang ditumpangi Persebaya juga dilempari suporter Arema.

Sekitar pukul 03:00, Minggu (02/10/2022), Polda Jawa Timur menggelar konferensi pers terjadi tragedi di Kanjuruhan. Sebanyak 127 orang dilaporkan meninggal, dua di antaranya polisi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here