Pemerintah Kabupaten Sleman Salurkan Bantuan Bagi Penyandang Disabilitas

5
Penyerahan secara simbolis bantuan sosial kepada penyandang disabilitas oleh Bupati Sleman (doc.pribadi)

BERITAYOGYA.COM – Pemerintah Kabupaten Sleman salurkan bantuan bagi penyandang Disabilitas Berat di wilayah Kabupaten Sleman, Senin (26/7).

Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo, menyerahkan bantuan secara simbolis buku tabungan kepada 7 perwakilan penerima bantuan di Pendopo Parasamya Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman.

Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Sleman telah menyiapkan bantuan kepada Penyandang Disabilitas Berat di Sleman total sebesar 2.4 Miliar untuk dua periode penyerahan bantuan.

Menurutnya, bantuan tersebut disiapkan sebagai upaya Pemerintah Kabupaten Sleman dalam menangani dampak ekonomi yang dirasakan setelah adanya pandemi Covid-19. Di samping itu, Kustini menyebut saat ini Pemerintah juga telah menyiapkan diri untuk menghadapi adaptasi kebiasaan baru  yang nantinya akan mempengaruhi dalam semua aspek kehidupan kita sehari-hari.

Selain itu Kustini menuturkan Pemkab Sleman juga telah melakukan berbagai inovasi dan juga kerjasama dengan berbagai pihak diantaranya dengan mengoptimalkan penggunaan teknologi informasi dan komunikasi dalam mempromosikan produk UKM secara online dalam upaya untuk membangkitkan sektor ekonomi,  

Kepala Dinas Sosial Sleman Eko Suhargono menyampaikan bahwa bantuan bagi penyandang disabilitas berat ini merupakan amanat dalam peraturan Bupati Sleman mengenai pengelolaan hibah dan bantuan sosial.

“Pada anggaran tahun 2021, Pemerintah Kabupaten Sleman telah menyiapkan bantuan yang dialokasikan bagi 400 penyandang disabilitas berat di wilayah Kabupaten Sleman,” jelasnya.

Selanjutnya Eko menuturkan bahwa jumlah bantuan yang dialokasikan bagi penyandang disabilitas berat ini sebesar Rp.500.000,00 per-orang setiap bulannya selama satu tahun.

“Untuk 400 penyandang disabilitas berat setiap bulannya mendapatkan 500 ribu selama satu tahun. Pada periode pertama ini diserahkan untuk 6 bulan yaitu sebesar 3 juta yang diberikan dalam bentuk buku tabungan,” tambah Eko.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here