Sri Sultan: Bangun Dialog Antar Etnik Guna Saling Menghargai

13
Ganjar Dan Sri Sultan Hamengku Buwono X dalam Acara Jambore Genre Nasional ( Foto:Jogjaprov.go.id)

BeritaYogya.Com – Perwakalian anggota remaja Genre dari seluruh provinsi di Indonesia hadir dalam acara Apresiasi Duta dan Jambore Ajang Kreativitas Remaja GenRe Nasional di Sleman, DIY (21/08/2022)

Pada kesempatan ini Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X memberikan wejangan kepada para peserta yang didominasi oleh remaja. “kegiatan Apresiasi Duta dan Jambore Ajang Kreativitas Remaja GenRe Nasional hendaknya diisi pula dengan beragam dialog budaya. Dengan saling mengenal tradisi dan budaya dari berbagai etnik, diharapkan para remaja ini dapat lebih saling menghargai.”

Wejangan ini disampaikan Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X pada malam puncak kegiatan Apresiasi Duta dan Jambore Ajang Kreativitas Remaja GenRe Nasional. Bertempat di Hotel The Rich Yogyakarta pada Minggu (21/08/2022).

Puncak acara ini dihadiri pula oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, I Gusti Ayu Bintang Darmawati dan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

“Anda datang ke Yogyakarta untuk menyatukan program yang telah anda janjikan. Anda di sini untuk berdialog sesama teman, tidak hanya sekadar berkenalan antar etnik, tapi juga harus ingin tahu tradisi dan budaya dari etnik-etnik lainnya di Indonesia. Kita sebagai anak bangsa dengan etnik yang berbeda-beda, perlu saling menghargai, tidak ada dominasi karena kita dilindungi oleh konstitusi,” pesan Sri Sultan.

Dalam kesempatan ini, Sri Sultan pun mengajak seluruh remaja yang hadir untuk menikmati Yogyakarta. Sri Sultan pun berharap kehadiran para remaja dari seluruh penjuru Indonesia ini di Yogyakarta bisa bermanfaat sebagai remaja atau pemuda masa depan Indonesia, dengan kesempatan yang sama.

“Karena di Yogyakarta ini juga banyak asrama-asrama mahasiswa dari berbagai provinsi, tidak ada jeleknya juga kalian menyapa kakak-kakak itu, membangun dialog yang lebih baik. Semoga anda semua menjalani pendidikan dengan benar dan semua berhasil jadi anak Indonesia berkualitas,” ungkap Sri Sultan.

Pada kegiatan GenRe kali ini, dilakukan pula penobatan Bunda GenRe Indonesia yakni Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, I Gusti Ayu Bintang Darmawati. Selain itu, KPH Yudhanegara juga dinobatkan sebagai Ayah GenRe DIY. Dalam kesempatan ini, BKKBN RI juga meresmikan Duta GenRe untuk tingkat kelurahan/kalurahan se-DIY.

I Gusti Ayu Bintang Darmawati Menteri PPPA RI menyampaikan arahan, sumber daya yang paling berharga dari setiap negara ialah sumber daya manusia. Tanpa SDM berkualitas, tidak akan ada negara maju. Karenanya, GenRe adalah pemegang tongkat estafet untuk membangun bangsa dan negara ini. Selain itu juga mengajak semua pihak untuk membangun komitmen bersama mewujudkan generasi muda yang berkualitas unggul dan berdaya saing.

“GenRe bisa bergerak bersama Forum Anak secara nasional yang ada di bawah kementerian kami, untuk bisa berkolaborasi. Sama-sama memiliki kader hingga tingkat desa/kelurahan, sinergi kita akan nyambung,” tambah Bintang.

Kepala BKKBN RI, Hasto Wardoyo dalam kesempatan yang sama menyampaikan, para Duta GenRe dan para remaja yang mengikuti acara kali ini telah berjanji untuk komitmen menjalankan tiga hal, yakni tidak akan kawin muda, tidak akan melakukan seks bebas dan menjauhi napza. Janji yang mereka ikrarkan ini bahkan akan mereka tularkan kepada remaja lainnya.

“Mereka berjanji untuk menjadi generasi unggul untuk Indonesia maju. Dalam kegiatan ini, mereka juga adu kreativitas dan bertekad membangun generasi masa depan yang lebih hebat dan kuat,” ujar Hasto.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here