TPID DIY Pastikan Ketersediaan dan Stabilitas Harga Bahan Pokok Menjelang Idul Fitri di Kulon Progo

7
Ilustrasi

BeritaYogya.com – Kepala Biro Administrasi Perekonomian dan Sumber Daya Alam DIY, Yuna Pancawati, bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) DIY, melakukan pemantauan langsung di Pasar Wates, Kulon Progo, Jum’at (22/03), menjelang Hari Raya Idulfitri 1445 H.

Dalam pemantauan tersebut, Yuna menyatakan bahwa ketersediaan bahan pokok di Kulon Progo cukup memadai, sementara harga di pasar masih stabil.

Yuna menjelaskan bahwa berdasarkan hasil pantauan di Pasar Wates, ketersediaan bahan pokok di Kulon Progo masih aman dan harga stabil tanpa perubahan yang signifikan.

Dia juga mencatat bahwa harga beras di daerah tersebut mengalami penurunan, dengan harga beras medium sekitar Rp14.000,00 dan beras premium sekitar Rp15.000,00.

Pendistribusian pasokan bahan pokok di pasar dilaporkan lancar oleh Yuna, namun dia juga mengingatkan masyarakat untuk membeli dengan bijak sesuai kebutuhan. Hal ini bertujuan agar pasokan tetap cukup untuk semua orang.

Menanggapi isu inflasi, Yuna menyebutkan bahwa terjadi penurunan yang signifikan dari tahun sebelumnya, yaitu dari 6,49% menjadi 3,17%. Dia menilai bahwa upaya TPID DIY dan Kabupaten/Kota lainnya telah memberikan dampak yang positif dalam mengendalikan inflasi.

Pj. Bupati Kulon Progo, Ni Made Dwipanti Indrayanti, menekankan perlunya terus memantau ketersediaan bahan pokok hingga Hari Raya Idulfitri untuk memastikan stabilitas harga.

Dia juga menginformasikan bahwa Pekab Kulon Progo akan menggelar pasar murah di 12 Kapanewon dengan komoditas utama seperti beras, minyak goreng, gula pasir, dan telur.

Upaya pasar murah di Kulon Progo tersebut diharapkan dapat membantu menjaga stabilitas harga bahan pokok serta memberikan akses yang lebih terjangkau bagi masyarakat.

Selain itu, TPID DIY juga melakukan peninjauan pasar murah di Kapanewon Wates dan kunjungan pantauan di Gapoktan Among Tani, Kedundang, Temon, Kulon Progo, sebagai langkah untuk mengamati stok bahan pokok di tingkat lokal.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here