Anak Muda, Kaesang dan Distrupsi Politik Indonesia

2781
Dr. Raden Stevanus Christian Handoko S.Kom., MM., anggota DPRD DIY dari Partai Solidaritas Indonesia

Generasi Millennial dan Gen-Z seringkali membawa pandangan yang segar, kreatif dan inovatif tentang politik. Mereka cenderung lebih terbuka terhadap kolaborasi dalam mencari solusi-solusi baru untuk masalah-masalah yang kompleks serta menghargai meritokrasi. Dengan semakin banyaknya anak muda, generasi millennial dan gen-z bergabung di dunia politik menjadi pendekatan yang dapat membawa perubahan positif dalam politik yang mungkin telah terpaku pada “tradisi politik” yang sudah ada.

Kehadiran Kaesang dalam dunia Politik akan menjadi magnet tersendiri tidak hanya menarik perhatian para loyalis Presiden Joko Widodo yang tidak lain Bapak dari Kaesang sendiri, namun akan menyedot perhatian banyak kalangan anak muda, generasi millennial dan generasi Z.

Pemilu 2024 akan didominasi oleh pemilih dari generai muda, generasi millennial dan generasi Z.

Anak muda, Generasi Millennial dan Gen-Z menjadi salah satu agen distrupsi politik masa depan yang berpotensi mengubah landscape politik di Indonesia. Dengan tingkat pendidikan yang tinggi, akses teknologi yang luas, dan semangat untuk mencapai perubahan, mereka akan membuktikan bahwa politik dapat menjadi wadah untuk mewujudkan aspirasi mereka.

Salah satu karakteristik yang menonjol dari Generasi Millennial dan Gen-Z adalah tingkat pendidikan yang tinggi, kemampuan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi serta kemampuan untuk mengakses lebih luas ke informasi dan sumber daya yang mendukung pemahaman yang lebih mendalam tentang isu-isu politik yang berkembang. Dengan pengetahuan dan pemahaman ini, mereka siap untuk terlibat dalam politik dengan cara yang berbeda.

Mulai bergeraknya anak muda masuk dalam dunia politik dapat dimaknai sebagai usaha generasi muda untuk ikut terlibat langsung dalam politik, pengambilan kebijakan yang erat kaitannya dengan generasi mereka. Terlebih populasi generasi millennial dan gen-z yang terus naik signifikan bahkan lebih dari 70% termasuk generasi muda produktif.

Kelompok ini menjadi kelompok yang akan mendorong perubahan. Mereka muncul karena Ketidakpuasan Terhadap Status Quo. Beberapa dari mereka merasa tidak puas dengan politik konvensional yang dianggap lambat, tidak responsif, mengandalkan kedekatan pribadi atau korup. Dalam rangka mengatasi ketidakpuasan ini, mereka mencari cara-cara baru untuk berpartisipasi dalam politik dan menciptakan perubahan. Tidak lagi hanya sekedar sebagai objek politik tapi hadir menjadi bagian dari subjek politik di Indonesia.

Gerakan terobosan dan gebrakan luar biasa ketika Kaesang di dorong tidak hanya sekedar menjadi kader PSI tapi juga melanjutkan kepemimpinan muda dengan menjadi Ketua Umum PSI.

Langkah progressive seperti ini pasti akan mengubah peta politik khususnya dikalangan anak muda, generasi millennial dan gen-z.

Langkah yang diprediksi akan menggerakan anak muda, millennial dan gen-z untuk terlibat aktif dalam politik, bergabung bersama dengan Partai Solidaritas Indonesia.

Masuknya Kaesang dan anak muda lainnya dalam politik pasti akan juga mengubah paradigma berpolitik secara nasional. Meritokrasi dalam politik akan lebih menonjol, penghargaan atas kerja-kerja nyata yang juga terkandung dalam nilai-nilai Jokow15me akan sangat dihargai dan tentunya pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi akan berkembang pesat.

Generasi Millennial dan Gen-Z adalah pengguna aktif teknologi dan media sosial. Mereka akan menggunakan platform online untuk mengorganisir aksi politik, ide gagasan politik, menyebarkan pesan ide gagasan membangun negeri, dan menggalang dukungan. Teknologi ini memungkinkan mereka mencapai audiens yang lebih luas yang tidak terbayangkan sebelumnya.

Perkembangan teknologi termasuk didalamnya artificial intelligence dan pemanfaatan bigdata dalam analisa data digunakan dalam politik untuk memahami preferensi pemilih, mengidentifikasi potensi pemilih, dan merancang kampanye yang lebih efisien. Hal ini memungkinkan kandidat politik untuk mengambil keputusan yang lebih mendekati karakteristik dari audience sesuai dengan wilayah.

Jadi ketika anak muda, generasi millennial, gen-z terlibat langsung dalam dunia politik. Mimpi besar Indonesia Maju pasti akan segera terwujud. Energi besar anak muda akan mendorong kreatifitas, sinergi dan kolaborasi yang tidak terbayangkan dalam mewujudkan Indonesia Maju.

Selamat datang Mas Kaesang, Selamat datang pemimpin muda.

Opini Penulis :

Dr. R. Stevanus Christian Handoko S.Kom., MM.
Politisi Muda Jogja
Anggota DPRD DIY – Partai Solidaritas Indonesia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here