Anggota DPRD DIY Dr Stevanus: Sumbu Filosofi Yogyakarta Langkah Menuju Pengakuan UNESCO

56
Anggota DPRD DIY, Dr. R. Stevanus Christian Handoko, S.Kom., MM (Foto: beritayogya)

BeritaYogya.com – Pada hari Senin, tanggal 18 September 2023, Anggota DPRD DIY, Dr. R. Stevanus Christian Handoko, S.Kom,. MM, bersama Dinas Kebudayaan DIY, mengadakan acara sosialisasi bersama warga sekitar daerah Sumbu Filosofi Yogyakarta di Kalurahan Keparakan, Mergangsan, Kota Yogyakarta. Acara tersebut bertujuan untuk menyampaikan pentingnya nominasi Sumbu Filosofi Yogyakarta sebagai Warisan Budaya Dunia oleh UNESCO.

Sumbu Filosofi Yogyakarta, yang meliputi berbagai elemen budaya dan filosofi unik yang mewarnai kehidupan masyarakat Yogyakarta, telah lama menjadi bagian integral dari identitas kota ini.

Pada acara tersebut, Dr. Stevanus dan para peserta berbicara tentang bagaimana pengakuan internasional akan membantu melestarikan dan memanfaatkan Sumbu Filosofi Yogyakarta secara maksimal.

Terutama, dengan Yogyakarta sebagai destinasi wisata yang terkenal, diharapkan akan muncul berbagai spot wisata baru di sepanjang Sumbu Filosofi, yang mencakup wilayah dari Bantul, Kota Yogyakarta, hingga Merapi Sleman.

Sosialisasi Nominasi Sumbu Filosofi sebagai Warisan Budaya Dunia di Kalurahan Keparakan

Dr. Stevanus menjelaskan bahwa tujuan dari sosialisasi ini bukan hanya tentang pengakuan dari UNESCO, tetapi juga dampak positif yang diharapkan akan dirasakan oleh masyarakat.

Ia berharap bahwa pengakuan ini tidak hanya akan memberikan kehormatan semata, tetapi juga akan membawa manfaat nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.

Acara tersebut menjadi semakin mendebarkan karena pada pukul 21.00 WIB pada hari yang sama, UNESCO akan mengumumkan apakah Daerah Istimewa Yogyakarta dengan Sumbu Filosofinya mendapatkan pengakuan sebagai Warisan Budaya Dunia.

Antusiasme masyarakat Yogyakarta sangat besar, karena pengakuan ini akan membuka peluang baru untuk melestarikan dan mempromosikan kekayaan budaya yang luar biasa ini kepada dunia.

Pengumuman dari UNESCO diharapkan akan memberikan motivasi tambahan bagi masyarakat Yogyakarta untuk terus berupaya menjaga dan mengembangkan Sumbu Filosofi mereka, yang telah menjadi simbol kebanggaan dan warisan tak ternilai bagi generasi sekarang dan yang akan datang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here