Ganjar Pranowo Diangkat Sebagai Warga Kehormatan Adat Dayak Kenyah Kalimantan Timur

18
Ganjar Pranowo memperoleh gelar kehormatan di Kalimantan Barat (Foto: Instagram/Ganjar_Pranowo)

BeritaYogya.com – Calon Presiden nomor 3, Ganjar Pranowo, telah diangkat sebagai warga kehormatan oleh masyarakat adat Dayak Kenyah Kalimantan Timur. Pengangkatan tersebut terjadi saat Ganjar menghadiri acara ramah tamah dengan tokoh adat, tokoh masyarakat, dan tokoh lintas agama di Balikpapan, Kalimantan Timur, pada Selasa (5/12).

Proses pengangkatan tersebut melibatkan penyematan pakaian adat Dayak Kenyah Kalimantan Timur kepada Ganjar. Pakaian adat tersebut mencakup Rompi, Kalung manik (Uleng Inoq), Gelang Manik (Leko Inoq), Topi Kebesaran Adat (Bluko), dan Mandau (Suahpuk Sauptulang). Bapak Ajang Kedung, Kepala Adat Besar Dayak Kenyah Kalimantan Timur, secara langsung menyerahkan pengangkatan dan pakaian adat kepada Ganjar.

Ajang Kedung menjelaskan bahwa penyematan pakaian adat melambangkan pengangkatan Ganjar sebagai warga kehormatan adat Dayak Kalimantan Timur. Setiap elemen pakaian adat memiliki makna tersendiri, seperti Rompi Adat yang melambangkan perlindungan terhadap Ganjar dari hal-hal yang tidak baik.

Kalung manik (Uleng Inoq) mewakili amanah masyarakat adat kepada Ganjar Pranowo sebagai pemimpin besar dan pemimpin bangsa yang amanah. Gelang Manik (Leko Inoq) melambangkan ikatan kekeluargaan, sedangkan Topi Kebesaran Adat (Bluko) menandakan bahwa Ganjar sebagai pemimpin besar yang menerima amanah dari para tokoh adat yang memegang teguh adat istiadat dari orang tua dan leluhur.

Mandau (Suahpuk Sauptulang) melambangkan kekuatan dalam melaksanakan tugas amanah dengan berani dan berpegang teguh pada petunjuk Tuhan Yang Maha Kuasa. Ganjar Pranowo menyatakan kebahagiaannya karena diterima dengan baik di Kalimantan Timur, bahkan hingga mendapatkan penyematan pakaian Adat Dayak Kenyah Kalimantan Timur.

Acara tersebut dihadiri oleh berbagai tokoh, termasuk Ketua Umum MATRA Koordinator Pusat Dinasti Nusantara Andi Bau Malik Barammamase, Kepala Adat Besar Benua Tanjung, Bantian, Pasir & Basak Hamtalius, dan sejumlah kepala adat dan tokoh masyarakat lainnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here